Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Politik Luar Negeri Indonesia dan Peran Indonesia dalam Kerja Sama Internasional

 

Gambar https://binus.ac.id/

Politik Luar Negeri Indonesia dan Peran Indonesia dalam Kerja Sama Internasional

Indonesia adalah negara yang tidak hanya berhubungan dengan masyarakat di dalam negeri, tetapi juga dengan negara lain di dunia. Hubungan ini disebut kerja sama internasional. Tujuan kerja sama ini adalah untuk menciptakan perdamaian, meningkatkan kesejahteraan, dan saling membantu antarnegara. Untuk menjalin hubungan internasional, Indonesia memiliki kebijakan yang disebut politik luar negeri. Politik ini menjadi dasar Indonesia dalam menjalin kerja sama dengan negara lain, termasuk melalui organisasi internasional seperti ASEAN dan PBB.


1. Politik Luar Negeri Indonesia: Politik Bebas Aktif

Politik luar negeri Indonesia disebut politik bebas aktif.
Artinya:

BebasAktif
Tidak berpihak pada blok negara manapunTurut berperan aktif menciptakan perdamaian dunia

Contohnya:

  • Indonesia tidak memihak blok Barat atau blok Timur saat Perang Dingin.

  • Indonesia ikut terlibat dalam konferensi atau pertemuan internasional.

  • Indonesia menolak peperangan dan mendorong perdamaian.


2. Pendirian Lembaga ASEAN

ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) adalah organisasi kerja sama negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
ASEAN didirikan pada 8 Agustus 1967 melalui Deklarasi Bangkok.

Pendiri ASEAN ada 5 negara, yaitu:

  1. Indonesia

  2. Malaysia

  3. Thailand

  4. Singapura

  5. Filipina

Indonesia diwakili oleh Menteri Luar Negeri Adam Malik saat menandatangani deklarasi berdirinya ASEAN.


3. Negara-Negara Anggota ASEAN Saat Ini

Berikut daftar lengkap negara-negara anggota ASEAN (Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara) per November 2025, berikut ibukotanya dan tanggal resmi bergabung. Daftar ini sudah termasuk Timor-Leste sebagai anggota terbaru.

No.Negara (Anggota ASEAN)Ibu KotaTanggal / Tahun Resmi Bergabung
1IndonesiaJakarta8 Agustus 1967 
2MalaysiaKuala Lumpur8 Agustus 1967 
3FilipinaManila8 Agustus 1967 
4SingapuraSingapura8 Agustus 1967 
5ThailandBangkok8 Agustus 1967 
6Brunei DarussalamBandar Seri Begawan7 Januari 1984 
7VietnamHanoi28 Juli 1995 
8LaosVientiane23 Juli 1997 
9MyanmarNaypyidaw23 Juli 1997 
10Kamboja (Cambodia)Phnom Penh30 April 1999 
11Timor-LesteDili26 Oktober 2025 

📝 Catatan Penting

  • ASEAN dibentuk awalnya pada 8 Agustus 1967 melalui 5 negara pendiri: Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. 

  • Penerimaan anggota baru dilakukan secara bertahap: Brunei (1984), Vietnam (1995), Laos & Myanmar (1997), Kamboja (1999), dan kini Timor-Leste (2025). 

  • Dengan bergabungnya Timor-Leste, kini ASEAN memiliki 11 negara anggota penuh. 

4. Bentuk Kerja Sama dalam ASEAN

ASEAN menjalin kerja sama dalam berbagai bidang, antara lain:

A. Bidang Pendidikan

  • Pertukaran pelajar antarnegara ASEAN

  • Beasiswa untuk siswa dan mahasiswa

  • Seminar dan pelatihan guru

B. Bidang Ekonomi

  • Perdagangan bebas ASEAN (AFTA)

  • Kerja sama dalam ekspor-impor

  • Mengembangkan industri dan pariwisata

C. Bidang Sosial dan Budaya

  • Festival budaya ASEAN

  • Kerja sama penanganan bencana alam

  • Pelestarian budaya antarnegara

D. Bidang Kesehatan

  • Kerja sama mengatasi pandemi

  • Pelatihan tenaga medis

  • Pertukaran informasi kesehatan


5. Peran Indonesia dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Selain aktif di ASEAN, Indonesia juga berperan di lembaga dunia PBB.
Contoh peran Indonesia di PBB:

BidangPeran Indonesia
PerdamaianMengirim pasukan Garuda untuk misi perdamaian
Hak Asasi ManusiaMenjadi anggota Dewan HAM PBB
KesehatanBekerja sama dalam program WHO
EkonomiBekerja sama dengan IMF dan Bank Dunia

Pasukan Garuda Indonesia telah dikirim ke negara seperti:

  • Kongo

  • Lebanon

  • Kamboja

  • Mesir

    Tujuannya adalah membantu menjaga perdamaian dunia.


Kesimpulan

Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi perdamaian dan kerja sama antarnegara. Melalui politik luar negeri bebas aktif, Indonesia tidak berpihak pada negara manapun, tetapi tetap aktif berperan dalam menciptakan perdamaian dunia. Indonesia ikut mendirikan ASEAN dan berperan penting dalam kerja sama di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, dan kesehatan. Selain itu, Indonesia juga aktif di PBB, terutama melalui pasukan perdamaian Garuda dan kerja sama internasional lainnya. Sikap ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang cinta damai, bekerja sama, dan menghargai keberagaman dunia.





Posting Komentar untuk "Politik Luar Negeri Indonesia dan Peran Indonesia dalam Kerja Sama Internasional"